Ada Siswa Titipan Atlit Dayung Sulsel Selesaikan Studinya di SMPN 27 Makassar
MAKASSAR, Deteksiplus.com - Sebanyak 438 siswa kelas IX UPT SPF SMP Negeri 27 Makassar telah mengikuti Ujian Sekolah (US) yang berlangsung dari 10-14 April 2023 lalu. Saat ini siswa kelas IX tersebut tak lagi beraktifitas tatap muka di kelas seperti biasanya.
Mereka sedang menanti pengumuman kelulusan secara resmi, mendapatkan ijazah, lalu mendaftar untuk melanjutkan pendidikan menengah atas di sekolah favorit pilihan mereka masing-masing.
Menyelasaikan masa belajar pada sekolah menengah pertama merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pelajar. Apatah lagi jika masa belajar hingga ujian akhir sekolah dilalui di sekolah lain dengan status siswa titipan.
Hal inilah yang dialami oleh tiga atlit dayung Sulawesi Selatan yang berstatus siswa titipan di UPT SPF SMPN 27 Makassar sambil menjalani pelatihan sebagai atlit dayung bersama PODSI Kota Makassar.
Mereka adalah Ade Cinta Kirana dan Nur Aslam, keduanya dari SMPN 1 dan SMPN 14 Kepulauan Selayar, serta Indri Novita dari SMPN 1 Palopo. Aslam berstatus siswa titipan hampir setahun lamanya, begitu juga dengan Indri, sedang Ade Cinta Kirana sudah belajar di SMPN 27 Makassar sekitar dua tahun.
Perjuangan mereka sebagai siswa sekaligus sebagai atlit tentu saja tak mudah. Tinggal di asrama dan jauh dari orang tua menjadi tantangan tersendiri.
Ditemui pada hari terakhir masa ujian sekolah, ketiga siswa atlit ini tampak sumringah dan lega telah melalui semua proses akademik di SMPN 27 Makassar. Aslam misalnya, mengaku senang belajar di sekolah ini.
Menurutnya ada banyak kegiatan dibanding di sekolah asalnya di Selayar. “Lebih senang disini pak, ada banyak kegiatan” terang siswa berbadan tinggi dan kekar ini. Ditanya soal kegiatan yang paling berkesan selama di SMPN 27, jawaban Aslam cukup unik. “Tarik tambang pak” jelasnya. Menurutnya lomba tarik tambang yang diadakan saat porseni asik dan menyenangkan. “Asik pak di sekolahku tidak pernah diadakan seperti itu pak” kenangnya sambil tersenyum.
Senada dengan rekannya, Ade Cinta Kirana yang merupakan titipan dari SMPN 1 Kepulauan Selayar mengaku senang selama belajar di Makassar. “Lebih enak disini pak, ramai dan banyak kegiatan” tuturnya. Soal kebutuhan hidup sehari hari, Cinta Kirana mengaku tak khawatir, sebab ia dan rekan-rekannya sudah ditanggung oleh Podsi.
Berbeda dengan dua rekannya, Indri Novita yang merupakan siswa titipan dari SMPN 1 Palopo mengaku sedikit galau selama belajar di Makassar. “Lebih enak di Palopo pak” kata Indri. Ketika ditanya alasannya, gadis dengan rambut hitam panjang ini sedikit tersipu malu. Rupanya beberapa mata pelajaran nilainya menurun. ”Turunki nilaiku pak” ungkapnya agak malu.
Kepala UPT SPF SMPN 27 Makassar, Nurdin, S. Pd, SH., M. Pd., yang dimintai keterangan mengakui adanya siswa titipan di sekolah yang dipimpinnya. “Iya kita memang ada siswa titipan tiga orang. Itu mereka atlit yang dititip belajar disini” jelas Nurdin.
Meski belajar di SMPN 27 Makassar namun secara administratif data Dapodik mereka tetap berada di sekolah asalnya. Sehingga secara otomatis nilai dan ijazah mereka tetap akan keluar di sekolah asal. “Jadi kita tetap mengirim catatan ke sekolahnya, bagaimana proses dan hasil belajarnya disini” kunci Nurdin. (Sumber: Humas SMP Negeri 27 Makassar).
Laporan: Sabaruddin
Editor : Rusdi

